Kompleks hunian dalam pembangunan di Bali

113 kompleks hunian · halaman 1 dari 10
Elysium

Elysium

Pererenan
Vila dari Rp 5.4 B sampai Rp 10.64 B
Apartemen dari Rp 1.63 B sampai Rp 4.84 B
Izin mendirikan bangunan: PBG
Kemajuan konstruksi
20%
Surfside Bali

Surfside Bali

Uluwatu
Vila dari Rp 6.22 B sampai Rp 12.28 B
Apartemen dari Rp 3.26 B sampai Rp 4.08 B
Izin mendirikan bangunan: SLF diajukan
Kemajuan konstruksi
90%
Ubud Dream

Ubud Dream

Ubud
Vila dari Rp 3.53 B sampai Rp 4.18 B
Apartemen dari Rp 1.07 B sampai Rp 1.44 B
Izin mendirikan bangunan: PBG
Kemajuan konstruksi
75%
XO Pandawa

XO Pandawa

Pandawa
Vila Rp 6.23 B
Apartemen dari Rp 1.89 B sampai Rp 2.54 B
Izin mendirikan bangunan: PBG
Kemajuan konstruksi
65%
Salty Jim Villas
Terjual

Salty Jim Villas

Jimbaran
Izin mendirikan bangunan: PBG diajukan
Kemajuan konstruksi
95%
Bloom

Bloom

Melasti
Apartemen dari Rp 2.14 B sampai Rp 3.68 B
Izin mendirikan bangunan: PBG diajukan
Kemajuan konstruksi
5%
Satori Nusa Dua Resort
Terjual

Satori Nusa Dua Resort

Nusa Dua
Izin mendirikan bangunan: PBG
Kemajuan konstruksi
30%
Amani Melasti

Amani Melasti

Melasti
Apartemen dari Rp 2.57 B sampai Rp 4.92 B
Izin mendirikan bangunan: tidak ada
Kemajuan konstruksi
70%
Ramada Nusa Dua

Ramada Nusa Dua

Nusa Dua
Vila dari Rp 3.23 B sampai Rp 3.8 B
Apartemen dari Rp 2 B sampai Rp 2.95 B
Izin mendirikan bangunan: tidak ada
Kemajuan konstruksi
45%
Green Village

Green Village

Nusa Dua
Vila dari Rp 1.8 B sampai Rp 6.89 B
Izin mendirikan bangunan: tidak ada
Kemajuan konstruksi
10%
Pandawa Dream

Pandawa Dream

Pandawa
Vila dari Rp 1.44 B sampai Rp 5.74 B
Apartemen dari Rp 1.61 B sampai Rp 5.25 B
Izin mendirikan bangunan: tidak ada
Kemajuan konstruksi
40%
Art Boutique Hotel

Art Boutique Hotel

Ubud
Apartemen dari Rp 1.56 B sampai Rp 1.97 B
Izin mendirikan bangunan: PBG diajukan
Kemajuan konstruksi
70%
Dapatkan notifikasi Telegram untuk objek baru sesuai filter ini
Sekali sehari pukul 10:00 — hanya objek baru, tanpa spam.

Kompleks hunian di Bali — katalog

Halaman ini menampilkan kompleks hunian di Bali. Setiap proyek menampilkan foto, wilayah, tipe unit, status pembangunan, dan jadwal serah terima — sehingga Anda dapat membandingkan puluhan proyek secara berdampingan dan memilih yang paling sesuai.

Ada beberapa ratus kompleks hunian di Bali. Kawasan paling aktif adalah Canggu (Berawa, Batu Bolong, Pererenan), Bukit (Uluwatu, Pandawa, Melasti), Ubud, Sanur, dan Nusa Dua. Sebagian besar proyek berupa leasehold 25–80 tahun dengan serah terima dalam 1–3 tahun; tipe unit mencakup apartemen, vila, dan rumah bandar.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu kompleks hunian di Bali?+

Sebuah properti berpagar dengan sekelompok bangunan — apartemen, vila, atau rumah bandar — di bawah satu pengelolaan, dengan keamanan dan biasanya kolam renang, gym, serta resepsionis. Kompleks di sini terbagi dua: investasi (dibangun untuk disewakan) dan hunian (dibangun untuk ditinggali).

Apa perbedaan kompleks yang masih dibangun dengan yang sudah selesai?+

Unit yang masih dibangun dijual hingga 30% lebih murah, tetapi risikonya lebih tinggi: serah terima bisa mundur dan kualitas finishing belum diketahui. Kompleks yang sudah selesai bisa Anda lihat langsung dan segera disewakan, tetapi harganya lebih tinggi.

Izin apa yang harus dimiliki sebuah kompleks?+

Dua dokumen utama adalah PBG (izin mendirikan bangunan) dan SLF (sertifikat laik fungsi). Tanpa PBG, pembangunan tidak legal; tanpa SLF, sebuah unit tidak dapat disewakan secara resmi.

Berapa lama leasehold pada umumnya?+

Sewa standar berlangsung 25–30 tahun dengan opsi perpanjangan. Proyek premium menawarkan 50–80 tahun pada periode pertama. Semakin panjang masa sewa, semakin tinggi likuiditas penjualan kembali.

Bisakah saya membeli unit sebelum konstruksi dimulai?+

Ya — melalui pra-penjualan. Harganya 15–25% di bawah level pasca serah terima, tetapi Anda perlu memverifikasi pengembang dan memastikan PBG sudah ada. Pembayaran mengikuti jadwal konstruksi.