Pengembang di Bali

89 perusahaan dalam katalog

Direktori pengembang Bali dengan proyek aktif — vila, apartemen, dan kompleks hunian. Setiap perusahaan dinilai pada empat dimensi: kualitas konstruksi dan properti, reputasi dan pengalaman, peralatan dan produksi, serta pengelolaan pasca-serah terima.

Pilih pengurutan sesuai prioritas Anda: skor seimbang menggabungkan semuanya, «Proyek selesai» menunjukkan siapa yang benar-benar menyerahkan, «Proyek aktif» mengungkap siapa yang sedang membangun sekarang, dan «Pengalaman» mencerminkan seberapa banyak data editorial yang kami miliki tentang perusahaan tersebut.

Cara memilih pengembang di Bali

Kriteria utamanya adalah proyek yang telah selesai, struktur hukum yang transparan, dan perusahaan pengelola setelah serah terima. Proyek yang selesai menunjukkan bahwa pengembang mampu menuntaskan pembangunan dan memenuhi kualitas yang dijanjikan. Struktur hukum (leasehold atau freehold, izin PBG / SLF yang aktif) menjamin Anda menerima kepemilikan yang terdaftar dengan benar. Perusahaan pengelola sangat penting jika Anda membeli apartemen untuk disewakan — tanpanya, imbal hasil 8–12% per tahun berubah menjadi pekerjaan penuh waktu bagi pemilik.

Pada setiap kartu kami mengagregasi skor di empat dimensi: konstruksi & properti, reputasi & pengalaman, peralatan & produksi, dan perusahaan pengelola. Ini memungkinkan Anda membandingkan puluhan pemain dengan cepat tanpa bergantung pada satu ulasan saja.

Pengembang berdasarkan wilayah Bali

Sebagian besar proyek baru terkonsentrasi di Canggu (Berawa, Batu Bolong, Pererenan), di Bukit (Uluwatu, Pandawa), dan di Ubud. Wilayah-wilayah ini menampung pengembang paling aktif dengan apartemen, vila, dan kompleks investasi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Pengembang mana saja yang aktif di Bali?+

Ada 80+ pengembang aktif di pulau ini. Nama-nama terkemuka: Alex Villas, Magnum Estate, BREIG, Bali Capital Group, Anta Group, Taryan Group, Oceaniq, Sunny Development. Sebagian besar berfokus pada 1–2 wilayah.

Bagaimana cara memverifikasi keandalan pengembang?+

Sinyal standar: jumlah proyek yang telah selesai, keberadaan perusahaan pengelola yang nyata, izin PBG/SLF yang aktif pada pembangunan saat ini, kepemilikan yang transparan (leasehold / freehold), dan ulasan dari pembeli sebelumnya. Kami mengagregasi semua ini pada setiap kartu pengembang.

Di mana sebagian besar proyek baru dibangun?+

Kawasan paling aktif saat ini adalah Canggu (Berawa, Batu Bolong, Pererenan), Bukit (Uluwatu, Pandawa, Melasti), dan Ubud. Sanur berkembang di pesisir timur, dan Cemagi / Seseh di utara semenanjung.

Bisakah saya membeli properti langsung dari pengembang?+

Ya. Sebagian besar pengembang Bali menjual langsung tanpa perantara. Transaksi diselesaikan di hadapan notaris PPAT, pembayaran mengikuti jadwal yang terkait dengan tahapan konstruksi.

Berapa komisi agen?+

Saat membeli melalui agen, perkirakan 3–5% dari harga properti. Banyak pengembang akan memberikan penghematan ini kepada pembeli yang datang langsung.