Pro

Kompleks hunian di Cemagi

3 kompleks hunian

Kawasan pantai barat yang tenang — tahap berikutnya dari pergeseran tren.

Sewa vila 2 kamar / bulan
$1,750

Angka: katalog Balinsky dan basis data sewa jangka pendek, diperbarui setiap bulan. Metode (dalam bahasa Inggris) — tarif sewa vila per area

Tentang Cemagi — panduan investor

Cemagi adalah kawasan pantai di barat Pererenan, di tengah jalan menuju Tanah Lot. Beberapa tahun lalu masih lahan pertanian; kini pembangunan proyek vila aktif berlangsung di segmen menengah dan premium. Laju pembangunannya mirip Pererenan tahun 2022.

Pasar: digital nomad yang mencari ketenangan, wisatawan keluarga dari Australia dan Singapura.

Kekuatan — pantai pasir vulkanik hitam yang luas, komunitas selancar, kepadatan bangunan relatif rendah. Kelemahan — infrastruktur terbatas (jalan sempit, sedikit supermarket), 25-35 menit ke Canggu.

Risiko utama — revisi zonasi. Sebagian proyek di Cemagi berdiri di lahan berstatus pertanian — pengecekan RDTR wajib sebelum transaksi.

Masuk lebih awalSelancar dan pantaiHorizon 4-5 tahun

Saat ini 3 properti tersedia di Cemagi. Setiap listing menampilkan status izin (PBG, SLF) dan zona tanah — periksa dokumennya sebelum membayar.

Zen Luxury Villas

Zen Luxury Villas

Cemagi
Vila dari Rp 8.93 B sampai Rp 11.64 B
Apartemen dari Rp 2.6 B sampai Rp 3.03 B
Persetujuan bangunan (PBG): tidak ada data
Kemajuan konstruksi
95%
PREDMET.CEMAGI

PREDMET.CEMAGI

Cemagi
Apartemen dari Rp 1.64 B sampai Rp 3.53 B
Persetujuan bangunan (PBG): ada
Kemajuan konstruksi
95%
Horizon Apartments

Horizon Apartments

Cemagi
Apartemen Rp 3.56 B
Persetujuan bangunan (PBG): tidak ada data
Kemajuan konstruksi
100%
Dapatkan notifikasi Telegram untuk objek baru sesuai filter ini
Sekali sehari pukul 10:00 — hanya objek baru, tanpa spam.

Selengkapnya di Cemagi

Bagian terkait untuk wilayah ini

Kompleks hunian di Cemagi di Bali — katalog

Halaman ini menampilkan kompleks hunian di wilayah Cemagi. Setiap proyek menampilkan foto, wilayah, tipe unit, status pembangunan, dan jadwal serah terima — sehingga Anda dapat membandingkan puluhan proyek secara berdampingan dan memilih yang paling sesuai.

Ada beberapa ratus kompleks hunian di Bali. Kawasan paling aktif adalah Canggu (Berawa, Batu Bolong, Pererenan), Bukit (Uluwatu, Pandawa, Melasti), Ubud, Sanur, dan Nusa Dua. Sebagian besar proyek berupa leasehold 25–80 tahun dengan serah terima dalam 1–3 tahun; tipe unit mencakup apartemen, vila, dan rumah bandar.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu kompleks hunian di Bali?+

Sebuah properti berpagar dengan sekelompok bangunan — apartemen, vila, atau rumah bandar — di bawah satu pengelolaan, dengan keamanan dan biasanya kolam renang, gym, serta resepsionis. Kompleks di sini terbagi dua: investasi (dibangun untuk disewakan) dan hunian (dibangun untuk ditinggali).

Apa perbedaan kompleks yang masih dibangun dengan yang sudah selesai?+

Unit yang masih dibangun dijual hingga 30% lebih murah, tetapi risikonya lebih tinggi: serah terima bisa mundur dan kualitas finishing belum diketahui. Kompleks yang sudah selesai bisa Anda lihat langsung dan segera disewakan, tetapi harganya lebih tinggi.

Izin apa yang harus dimiliki sebuah kompleks?+

Dua dokumen utama adalah PBG (izin mendirikan bangunan) dan SLF (sertifikat laik fungsi). Tanpa PBG, pembangunan tidak legal; tanpa SLF, sebuah unit tidak dapat disewakan secara resmi.

Berapa lama leasehold pada umumnya?+

Sewa standar berlangsung 25–30 tahun dengan opsi perpanjangan. Proyek premium menawarkan 50–80 tahun pada periode pertama. Semakin panjang masa sewa, semakin tinggi likuiditas penjualan kembali.

Bisakah saya membeli unit sebelum konstruksi dimulai?+

Ya — melalui pra-penjualan. Harganya 15–25% di bawah level pasca serah terima, tetapi Anda perlu memverifikasi pengembang dan memastikan PBG sudah ada. Pembayaran mengikuti jadwal konstruksi.