Kompleks hunian di Seseh
Seseh adalah kawasan niche dengan pasokan terbatas, di mana vila menawarkan anggaran masuk yang lebih jelas sementara apartemen berada di segmen harga lebih tinggi.
Angka: katalog Balinsky dan basis data sewa jangka pendek, diperbarui setiap bulan. Metode (dalam bahasa Inggris) — tarif sewa vila per area
Tentang Seseh — panduan investor
Seseh adalah kawasan dengan pasokan kecil: 5 vila, 32 apartemen, dan 3 kompleks hunian dijual. Pasar jelas condong ke apartemen, sementara stok vila tetap sangat terbatas.
Dari sisi harga masuk, vila di sini lebih terjangkau: $222,000–$435,000 dengan median $278,000 dan median $2,254 per m². Apartemen berkisar $150,000 hingga $1,280,000, tetapi mediannya jauh lebih tinggi, $534,500 dan $6,800 per m², sehingga segmen apartemen berada di atas vila meski sebaran listingnya lebar.
Kawasan ini cocok bagi pembeli yang mencari vila untuk disewakan atau ditinggali dengan anggaran masuk yang lebih dapat diprediksi, terutama format umum 2 kamar tidur. Ada 26 listing sewa seharga $355 hingga $8,130 per bulan dengan median $1,746: pasar sewa ada, tetapi tidak massal, jadi pembeli perlu memperhatikan kualitas aset dan likuiditas.
Saat ini 4 properti tersedia di Seseh. Setiap listing menampilkan status izin (PBG, SLF) dan zona tanah — periksa dokumennya sebelum membayar.
Axis One Villa Complex
Taryan Dragon
Y-WAY Boutique Hotel
The Coco Mansion
Selengkapnya di Seseh
Bagian terkait untuk wilayah ini
Kompleks hunian di Seseh di Bali — katalog
Halaman ini menampilkan kompleks hunian di wilayah Seseh. Setiap proyek menampilkan foto, wilayah, tipe unit, status pembangunan, dan jadwal serah terima — sehingga Anda dapat membandingkan puluhan proyek secara berdampingan dan memilih yang paling sesuai.
Ada beberapa ratus kompleks hunian di Bali. Kawasan paling aktif adalah Canggu (Berawa, Batu Bolong, Pererenan), Bukit (Uluwatu, Pandawa, Melasti), Ubud, Sanur, dan Nusa Dua. Sebagian besar proyek berupa leasehold 25–80 tahun dengan serah terima dalam 1–3 tahun; tipe unit mencakup apartemen, vila, dan rumah bandar.
Berdasarkan tipe dan status
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu kompleks hunian di Bali?+
Sebuah properti berpagar dengan sekelompok bangunan — apartemen, vila, atau rumah bandar — di bawah satu pengelolaan, dengan keamanan dan biasanya kolam renang, gym, serta resepsionis. Kompleks di sini terbagi dua: investasi (dibangun untuk disewakan) dan hunian (dibangun untuk ditinggali).
Apa perbedaan kompleks yang masih dibangun dengan yang sudah selesai?+
Unit yang masih dibangun dijual hingga 30% lebih murah, tetapi risikonya lebih tinggi: serah terima bisa mundur dan kualitas finishing belum diketahui. Kompleks yang sudah selesai bisa Anda lihat langsung dan segera disewakan, tetapi harganya lebih tinggi.
Izin apa yang harus dimiliki sebuah kompleks?+
Dua dokumen utama adalah PBG (izin mendirikan bangunan) dan SLF (sertifikat laik fungsi). Tanpa PBG, pembangunan tidak legal; tanpa SLF, sebuah unit tidak dapat disewakan secara resmi.
Berapa lama leasehold pada umumnya?+
Sewa standar berlangsung 25–30 tahun dengan opsi perpanjangan. Proyek premium menawarkan 50–80 tahun pada periode pertama. Semakin panjang masa sewa, semakin tinggi likuiditas penjualan kembali.
Bisakah saya membeli unit sebelum konstruksi dimulai?+
Ya — melalui pra-penjualan. Harganya 15–25% di bawah level pasca serah terima, tetapi Anda perlu memverifikasi pengembang dan memastikan PBG sudah ada. Pembayaran mengikuti jadwal konstruksi.



