Kompleks hunian di Kerobokan
Kawasan bernuansa kota di utara Seminyak: restoran, bisnis, komunitas ekspat.
Angka: katalog Balinsky dan basis data sewa jangka pendek, diperbarui setiap bulan. Metode (dalam bahasa Inggris) — tarif sewa vila per area
Tentang Kerobokan — panduan investor
Kerobokan adalah kawasan yang tidak terlalu turistik antara Seminyak dan Canggu, berorientasi pada pasar penghuni: sewa jangka panjang, keluarga ekspat, profesional kelas menengah. Tidak ada beachfront, tetapi jaringan padat kafe, restoran, sekolah, dan pusat kebugaran menciptakan permintaan stabil untuk sewa 1-12 bulan.
Kekuatan — pendapatan stabil, musiman minimal, pengelolaan mudah (masa sewa panjang = pergantian penyewa jarang). Cocok untuk investor yang ingin meminimalkan repot operasional.
Secara hukum Kerobokan umumnya leasehold 25-50 tahun.
Saat ini 6 properti tersedia di Kerobokan. Setiap listing menampilkan status izin (PBG, SLF) dan zona tanah — periksa dokumennya sebelum membayar.
Umalas Reserve
Gate 11
Umalas Oasis
Oma Sora
Umalas Private Suite
Casita Alas
Selengkapnya di Kerobokan
Bagian terkait untuk wilayah ini
Kompleks hunian di Kerobokan di Bali — katalog
Halaman ini menampilkan kompleks hunian di wilayah Kerobokan. Setiap proyek menampilkan foto, wilayah, tipe unit, status pembangunan, dan jadwal serah terima — sehingga Anda dapat membandingkan puluhan proyek secara berdampingan dan memilih yang paling sesuai.
Ada beberapa ratus kompleks hunian di Bali. Kawasan paling aktif adalah Canggu (Berawa, Batu Bolong, Pererenan), Bukit (Uluwatu, Pandawa, Melasti), Ubud, Sanur, dan Nusa Dua. Sebagian besar proyek berupa leasehold 25–80 tahun dengan serah terima dalam 1–3 tahun; tipe unit mencakup apartemen, vila, dan rumah bandar.
Berdasarkan tipe dan status
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu kompleks hunian di Bali?+
Sebuah properti berpagar dengan sekelompok bangunan — apartemen, vila, atau rumah bandar — di bawah satu pengelolaan, dengan keamanan dan biasanya kolam renang, gym, serta resepsionis. Kompleks di sini terbagi dua: investasi (dibangun untuk disewakan) dan hunian (dibangun untuk ditinggali).
Apa perbedaan kompleks yang masih dibangun dengan yang sudah selesai?+
Unit yang masih dibangun dijual hingga 30% lebih murah, tetapi risikonya lebih tinggi: serah terima bisa mundur dan kualitas finishing belum diketahui. Kompleks yang sudah selesai bisa Anda lihat langsung dan segera disewakan, tetapi harganya lebih tinggi.
Izin apa yang harus dimiliki sebuah kompleks?+
Dua dokumen utama adalah PBG (izin mendirikan bangunan) dan SLF (sertifikat laik fungsi). Tanpa PBG, pembangunan tidak legal; tanpa SLF, sebuah unit tidak dapat disewakan secara resmi.
Berapa lama leasehold pada umumnya?+
Sewa standar berlangsung 25–30 tahun dengan opsi perpanjangan. Proyek premium menawarkan 50–80 tahun pada periode pertama. Semakin panjang masa sewa, semakin tinggi likuiditas penjualan kembali.
Bisakah saya membeli unit sebelum konstruksi dimulai?+
Ya — melalui pra-penjualan. Harganya 15–25% di bawah level pasca serah terima, tetapi Anda perlu memverifikasi pengembang dan memastikan PBG sudah ada. Pembayaran mengikuti jadwal konstruksi.





