Pro

Kompleks hunian di GWK

1 kompleks hunian

GWK adalah pasar kecil untuk masuk secara selektif, dengan stok terbatas dan peluang paling jelas pada apartemen harga rendah dan vila anggaran menengah.

Vila dijual
9
Harga median vila
$320,000
Apartemen
11
Harga median apartemen
$105,000
Kompleks
1

Angka: katalog Balinsky dan basis data sewa jangka pendek, diperbarui setiap bulan. Metode (dalam bahasa Inggris) — tarif sewa vila per area

Tentang GWK — panduan investor

GWK adalah kawasan dengan pasokan terbatas, hanya 20 listing yang dijual: 9 vila dan 11 apartemen, ditambah 1 kompleks hunian. Ini pasar kecil dengan pilihan selektif dan persaingan terbatas di sisi penjualan.

Dari sisi harga, apartemen di GWK berada di segmen masuk hingga menengah, $94,000 hingga $262,000 dengan median $105,000. Vila memerlukan anggaran masuk lebih tinggi, $205,000 hingga $510,000, dengan harga median $320,000 dan median $3,158 per m². Apartemen lebih murah secara total, tetapi lebih mahal per meter persegi: median $4,000 per m² dibanding $3,158 untuk vila.

Format listing yang umum adalah 1 kamar tidur, jadi kawasan ini lebih cocok untuk lot investasi ringkas dan hunian pribadi format kecil daripada properti keluarga yang besar. Data sewa saat ini lemah: tidak ada listing sewa bulanan dalam sampel, sehingga pasar sewa belum terkonfirmasi oleh data saat ini.

Masuk dengan anggaran terjangkauApartemen ringkasVila anggaran menengahHunian pribadi format kecil

Saat ini 1 properti tersedia di GWK. Setiap listing menampilkan status izin (PBG, SLF) dan zona tanah — periksa dokumennya sebelum membayar.

Ardhana Residence

Ardhana Residence

GWK
Vila dari Rp 3.85 B sampai Rp 9.13 B
Apartemen dari Rp 1.66 B sampai Rp 6.23 B
Persetujuan bangunan (PBG): sedang diajukan
Kemajuan konstruksi
100%
Dapatkan notifikasi Telegram untuk objek baru sesuai filter ini
Sekali sehari pukul 10:00 — hanya objek baru, tanpa spam.

Selengkapnya di GWK

Bagian terkait untuk wilayah ini

Kompleks hunian di GWK di Bali — katalog

Halaman ini menampilkan kompleks hunian di wilayah GWK. Setiap proyek menampilkan foto, wilayah, tipe unit, status pembangunan, dan jadwal serah terima — sehingga Anda dapat membandingkan puluhan proyek secara berdampingan dan memilih yang paling sesuai.

Ada beberapa ratus kompleks hunian di Bali. Kawasan paling aktif adalah Canggu (Berawa, Batu Bolong, Pererenan), Bukit (Uluwatu, Pandawa, Melasti), Ubud, Sanur, dan Nusa Dua. Sebagian besar proyek berupa leasehold 25–80 tahun dengan serah terima dalam 1–3 tahun; tipe unit mencakup apartemen, vila, dan rumah bandar.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu kompleks hunian di Bali?+

Sebuah properti berpagar dengan sekelompok bangunan — apartemen, vila, atau rumah bandar — di bawah satu pengelolaan, dengan keamanan dan biasanya kolam renang, gym, serta resepsionis. Kompleks di sini terbagi dua: investasi (dibangun untuk disewakan) dan hunian (dibangun untuk ditinggali).

Apa perbedaan kompleks yang masih dibangun dengan yang sudah selesai?+

Unit yang masih dibangun dijual hingga 30% lebih murah, tetapi risikonya lebih tinggi: serah terima bisa mundur dan kualitas finishing belum diketahui. Kompleks yang sudah selesai bisa Anda lihat langsung dan segera disewakan, tetapi harganya lebih tinggi.

Izin apa yang harus dimiliki sebuah kompleks?+

Dua dokumen utama adalah PBG (izin mendirikan bangunan) dan SLF (sertifikat laik fungsi). Tanpa PBG, pembangunan tidak legal; tanpa SLF, sebuah unit tidak dapat disewakan secara resmi.

Berapa lama leasehold pada umumnya?+

Sewa standar berlangsung 25–30 tahun dengan opsi perpanjangan. Proyek premium menawarkan 50–80 tahun pada periode pertama. Semakin panjang masa sewa, semakin tinggi likuiditas penjualan kembali.

Bisakah saya membeli unit sebelum konstruksi dimulai?+

Ya — melalui pra-penjualan. Harganya 15–25% di bawah level pasca serah terima, tetapi Anda perlu memverifikasi pengembang dan memastikan PBG sudah ada. Pembayaran mengikuti jadwal konstruksi.