MAISON BOHEME di Sanur: hal penting tentang hotel jadi milik KAVIAN
Balinsky berkeliling kompleks MAISON BOHEME di Sanur bersama pendiri KAVIAN GROUP: kamar, kolam renang, jalan ke klinik dan ke pantai. Berikut poin utama bagi yang sedang mempertimbangkan pembelian.
Narasumber — Ivan, pendiri perusahaan pengembang KAVIAN GROUP.
Angka di bawah ini berasal dari pengembang. Balinsky belum memverifikasinya.
1. Kompleks sudah menerima tamu
- Menurut Ivan, pembangunan sudah selesai dan sedang tahap commissioning. Pekerjaan kecil masih berjalan.
- Saat ini mode uji coba. Kamar disewakan sekitar setengah dari harga yang mungkin, untuk mengumpulkan masukan tamu dan menata operasional.
- Di situs pemesanan ada keterangan "under construction". Tamu diperingatkan dua kali bahwa masih ada pekerjaan bangunan dan bisa bising. Menurut Ivan, cara ini mengurangi ulasan buruk.
- Saat syuting, pembukaan resmi direncanakan pada 1 September. Antar-jemput sudah berjalan; pijat dan sarapan masih direncanakan.
2. Siapa yang menginap
- Menurut pengamatan Ivan, sekitar 80% tamu saat ini adalah wisatawan yang menuju Nusa Penida. Pelabuhan kapal ke pulau-pulau ada di dekatnya.
- Di Nusa Penida, katanya, infrastrukturnya minim. Wisatawan menginap di Sanur sebelum atau sesudah perjalanan.
- Banyak tamu menginap hanya 1 malam. Targetnya menaikkan rata-rata lama menginap menjadi 2,2 malam.
- Banyak tamu adalah pasangan.
3. Apa yang ada di sekitar
- Pusat medis internasional yang baru — sekitar 2 menit jalan kaki, diukur di video. Dalam wawancara disebutkan bahwa dokter asing boleh bekerja di sana.
- Menurut perkiraan Ivan, klinik butuh sekitar 2 tahun untuk berkembang. Untuk saat ini klinik belum menjadi sumber tamu utama.
- Pantai dan promenade Sanur — sekitar 6 menit jalan kaki, juga diukur di video.
- Toko, kafe, dan restoran bisa dicapai dengan jalan kaki.
- Jalan ini hanya menuju pusat medis, tidak ada lalu lintas tembus. Ada trotoar di kedua sisi.
4. Hotel, bukan guesthouse
- Sekitar 20 kamar. Menurut Ivan, ini jarang di Bali.
- Hotel 20 kamar bisa menerima rombongan: acara perusahaan, pernikahan, perayaan. Menurutnya, orang Indonesia sangat menyukai acara seperti ini.
- Area resepsionis akan diberi kaca dan dijadikan ruang acara. Panggung di atas kolam renang sedang dirancang.
5. Unit yang tersedia
- Kamar 1 kamar tidur sekitar 44 m².
- Ada unit 2 kamar tidur dan unit besar dengan mezanin serta jaring untuk bersantai di bawah langit-langit.
- Menurut Ivan, unit yang dijual sebagian besar ada di lantai dua.
- Jendela berkaca ganda. Di video kebisingan diukur: 36 dB saat pintu tertutup, 46 dB saat terbuka.
- Air — filter bersama ditambah filter 4 tahap di setiap kamar.
- Meja dapur — lapisan epoksi bertekstur batu pecah. Menurut Ivan, sulit rusak dan bisa diperbarui dengan cat.
6. Pendapatan — menurut pengembang
- Dalam mode uji coba, menurut Ivan, kamar disewakan sekitar $60–70 per malam.
- Ivan menyebut imbal hasil "12% per tahun ke atas" dan bahwa kamar selalu penuh.
- Perhitungan, perjanjian pengelolaan, atau laporan tidak ditunjukkan dalam wawancara. Balinsky belum memverifikasi angka ini.
7. Properti jadi atau masih dibangun
Menurut Ivan, keunggulan utamanya adalah properti sudah terbangun:
- tidak ada risiko pembangunan berhenti;
- transaksi langsung didaftarkan di notaris;
- terlihat bagaimana kamar disewakan saat ini.
Proyek mangkrak di Bali, katanya, sangat banyak, dan tidak ada aturan soal itu.
8. Yang tidak dibahas dalam wawancara
Harga unit, syarat sewa tanah, perizinan, dan syarat perusahaan pengelola tidak disebutkan dalam video. Hal-hal ini sebaiknya dicek terpisah.
Wawancara lengkap (dalam bahasa Rusia) tersedia melalui tombol video di bawah.


