Bali butuh air dua kali lipat dari cadangan air tanahnya

Dalam Bali Climate Week pada 11 September, perwakilan Koalisi Bali Net Zero Emissions memaparkan angka: Bali membutuhkan 4,06 miliar meter kubik air per tahun, sementara air tanah yang tersedia hanya 2,07 miliar. Lebih dari 90% dipakai untuk pertanian, perikanan, dan perkebunan.
Di Denpasar dan Badung, risiko utamanya banjir perkotaan dan rob di pesisir. Di Buleleng, Karangasem utara, dan Klungkung — kekeringan dan abrasi pantai. Proyeksi menunjukkan sebagian pesisir bisa terendam lebih dari dua meter pada 2045.
Artinya bagi pembeli: saat memilih lahan, tanyakan sumber air rumah — sumur atau PDAM — dan apakah lokasinya banjir saat musim hujan. Untuk rumah di tepi pantai, periksa jaraknya dari garis pasang.