Kenapa kursi seharga $2000 jadi investasi cerdas untuk kesehatan dan kenyamanan

AB
Andrei Balinsky
Pendiri Balinsky
Diterbitkan 22 Oktober 2025
Kenapa kursi seharga $2000 jadi investasi cerdas untuk kesehatan dan kenyamanan
Kursi seharga $2000? Ya! Masih ingat, saya pernah membagikan setup kerja saya di Bali: meja, kursi, dan treadmill di bawah meja? (https://t.me/itrealtor/755) Waktu itu saya ingin upgrade semuanya ke level yang lebih premium. Sekarang pilihan saya jatuh pada salah satu kursi terbaik di kelasnya, Herman Miller Aeron (https://tk.tokopedia.com/ZSAh231yu/). (https://tk.tokopedia.com/ZSSoeCyB9/) Ibarat iPhone di dunia kursi. Harganya ≈ 38 juta rupiah (konfigurasi tertinggi dengan headrest). Tentu, reaksi pertama biasanya: Apa??? Kursi dua ribu dolar??? Di sinilah pendekatan investasi saya bekerja. Saya sempat melakukan riset kecil dan menurut saya hitungannya seperti ini: 📊 Matematikanya sederhana: • 1 tahun minus 6-8 juta (70–80% harga bisa kembali saat dijual lagi) • 2 tahun minus 10-12 juta • 3 tahun minus 15 juta Sewa kursi kantor di Bali (https://my.monis.rent/products/ergonomic-office-chair) seharga 140$ ≈ 0,4-0,5 juta/bulan. “Sewa” kursi premium seharga 2000$ ≈ 0,4-0,5 juta/bulan. Dan kesehatan punggung itu tak ternilai. Jadi pembelian yang terlihat emosional berubah menjadi investasi yang masuk akal: pakai dengan nyaman sekarang, lalu kembalikan setengah atau bahkan lebih dari modal saat dijual kembali.

Artikel lainnya