Rupiah dan dolar: risiko valas investor properti Bali
AB
Andrei Balinsky
Pendiri Balinsky
Harga vila dan banyak sewa jangka pendek di Bali umumnya ditetapkan dalam dolar, sementara pajak, biaya operasional, gaji staf, dan sebagian sewa jangka panjang dibayar dalam rupiah. Selisih mata uang ini langsung memengaruhi imbal hasil riil Anda. Berikut angkanya dan cara menyikapinya.
Pergerakan kurs (rata-rata tahunan, rupiah per dolar):
— 2019 — sekitar 14 150;
— 2022 — sekitar 14 850;
— 2023 — sekitar 15 240;
— 2024 — sekitar 15 855;
— November 2025 — sekitar 16 735;
— Juni 2026 — sekitar 17 800 (kurs resmi Bank Indonesia, JISDOR).
Pada 2019–2026, rupiah melemah terhadap dolar sekitar seperempat.
Konteks dari regulator. Inflasi Indonesia pada Mei 2026 berada di 3,08% per tahun, masih dalam kisaran target Bank Indonesia 2,5% ±1%. Suku bunga acuan (BI-Rate) pada Juni 2026 dinaikkan menjadi 5,75% — regulator secara langsung menyebut langkah ini sebagai upaya stabilisasi rupiah. Dalam tinjauan 2025, IMF menilai posisi eksternal Indonesia tetap kuat, sementara nilai tukar berfungsi sebagai “peredam guncangan”.
Di mana risikonya bagi investor:
— Anda membeli dan menilai properti dalam dolar, tetapi pajak (PBB dan BPHTB dihitung dari valuasi rupiah NJOP), utilitas, renovasi, pengelolaan, dan gaji dibayar dalam rupiah;
— sewa jangka pendek untuk penyewa asing sering dipatok dalam dolar — dalam kondisi ini, pelemahan rupiah justru cenderung menguntungkan karena biaya dalam rupiah menjadi lebih murah jika dihitung dalam dolar;
— tetapi jika pendapatan Anda dalam rupiah (sewa jangka panjang lokal), sementara perhitungan Anda dalam dolar — pelemahan rupiah akan menggerus yield dalam dolar;
— saat exit dari investasi: jika properti dijual dalam rupiah, konversi ke dolar pada kurs yang lebih lemah akan menurunkan hasil akhir.
Apa yang sebaiknya dilakukan:
— hitung yield dalam mata uang tempat Anda benar-benar menerima pendapatan, lalu pisahkan perhitungan setelah konversi;
— jangan mengasumsikan kurs akan stabil untuk 5–10 tahun ke depan: tren beberapa tahun terakhir menunjukkan pelemahan rupiah secara bertahap;
— siapkan cadangan biaya dalam rupiah agar tidak perlu konversi di saat kurs kurang menguntungkan;
— pahami bahwa leasehold dan pajak terkait dengan nilai dalam rupiah — ini sebagian membantu meredam risiko valas di sisi biaya.
Penting: kurs dan suku bunga berubah cepat — cek angka terbaru di situs Bank Indonesia.
Sumber:
— Bank Indonesia, kurs resmi JISDOR: https://www.bi.go.id/en/statistik/informasi-kurs/jisdor/default.aspx
— Bank Indonesia, siaran pers suku bunga dan inflasi: https://www.bi.go.id/en/publikasi/ruang-media/news-release/Default.aspx
— World Bank (kurs rata-rata tahunan), IMF Article IV 2025