Apakah gigitan ular di Bali berbahaya: risiko nyata dan statistik kematian

AB
Andrei Balinsky
Pendiri Balinsky
Diterbitkan 7 Agustus 2025
Apakah gigitan ular di Bali berbahaya: risiko nyata dan statistik kematian
Apakah bisa meninggal karena gigitan ular di Bali? Ya, di Bali memang ada ular berbisa. Namun kasus kematian sangat jarang atau tidak banyak diketahui. Berdasarkan informasi dari sumber terbuka, dalam 10-15 tahun terakhir hanya ada tiga kasus kematian yang terkonfirmasi: • di Ubud - seorang pria dan seorang anak perempuan, tergigit saat tidur • di sebuah desa - seorang petugas penyelamat, sempat kontak dengan kobra Itu saja. Mengapa kasus kematian sedikit: • rumah sakit kini sudah menggunakan antibisa (BIOSAVE1) • gigitan biasanya terjadi di hutan, desa, atau area persawahan • wisatawan hampir tidak masuk ke zona berisiko • tidak ada statistik terbuka yang terpadu Kalau kamu tidak tinggal di tengah sawah dan tidak masuk ke semak-semak pada malam hari, kemungkinan meninggal karena gigitan ular di Bali nyaris nol.

Artikel lainnya