Apakah gigitan ular di Bali berbahaya: risiko nyata dan statistik kematian
AB
Andrei Balinsky
Pendiri Balinsky
Apakah bisa meninggal karena gigitan ular di Bali?
Ya, di Bali memang ada ular berbisa. Namun kasus kematian sangat jarang atau tidak banyak diketahui.
Berdasarkan informasi dari sumber terbuka, dalam 10-15 tahun terakhir hanya ada tiga kasus kematian yang terkonfirmasi:
• di Ubud - seorang pria dan seorang anak perempuan, tergigit saat tidur
• di sebuah desa - seorang petugas penyelamat, sempat kontak dengan kobra
Itu saja.
Mengapa kasus kematian sedikit:
• rumah sakit kini sudah menggunakan antibisa (BIOSAVE1)
• gigitan biasanya terjadi di hutan, desa, atau area persawahan
• wisatawan hampir tidak masuk ke zona berisiko
• tidak ada statistik terbuka yang terpadu
Kalau kamu tidak tinggal di tengah sawah dan tidak masuk ke semak-semak pada malam hari, kemungkinan meninggal karena gigitan ular di Bali nyaris nol.